READING

Menciptakan Taman-Taman Surga di Rumah

Menciptakan Taman-Taman Surga di Rumah

Menciptakan Taman-Taman Surga di Rumah

Kajian Ustadz : Bendri Jaysurahman

Jum’at 17 Oktober 2016

Rumah Andromeda

Memahami konsep dasar rumah surga atau Baiti Jannati, harus memahami juga tentang surga. Surga dan segala kenikmatannya yang dirindukan semua orang agar bisa masuk di dalamnya.

Untuk menciptakan Baiti Jannati , atau rumahku surgaku, maka sejatinya para penghuni rumahnya juga seharusnya mencerminkan aktivitas penghuni surga.

Problematika rumah tangga muncul ketika rumah tak memiliki daya magnet untuk menarik agar pulang.

Surat Al-Maidah  : 37

“.. Mereka ingin keluar dari neraka, padahal mereka sekali-sekali tidak dapat keluar daripadanya, dan mereka beroleh azab yang kekal”

Rumah yang para penghuninya tidak betah di dalamnya karena rumah berisi amarah, ketidakpedulian satu sama lain, sindiran, dendam dan tekanan.

Bagaimana menciptakan taman-taman surge dalam rumah kita?

Ada 15 ciri-ciri rumah Surga, Baiti Jannati.

  1. Membiasakan Salam

Seperti tercantum dalam Al-Quran Surat Al-Hjir : 46

“Masuklah ke dalamnya dengan salam dan aman”

Lalu QS. Maryam :62

“Mereka tidak mendengar perkataan yang tidak berguna di dalam surga kecuali ucapan salam”

  • Oleh karenanya, budayakan salam dan ucapkan dengan benar ketika masuk rumah. Salam ini adalah ungkapan kasih sayang dalam bentuk do’a kepada penghuni rumah. Saling memberi salam dam menjawab salam. Saling mendoakan dalam kebaikan.  
  • Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh (Semoga keselamatan dan rahmat Allah serta keberkahan-Nya terlimpah kepada kalian)
  • Wa’alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh ( Dan semoga keselamatan dan rahmat Allah serta keberkahan-Nya terlimpah juga kepada kalian)
  • Tidak ada kedzaliman

Tidak ada yang didzalimi haknya, baik hak istri dari suami, maupun hak suami dari istrinya, juga kepada anak-anaknya. berlomba-lomba menjadi pengingat kebaikan.

QS: Annisa : 124

“Dan barangsiapa mengerjakan amal kebajikan, baik laki-laki maupun perempuan sedang dia beriman, maka mereka itu akan masuk ke dalam surga dan mereka tidak didzalimi sedikitpun”

à Mencegah KDRT baik fisik/non fisik

Di sinilah kekuatan lisan ibu tercermin . terutama saat marah kepada anak, berhati-hatilah karena lisan ibu kepada anaknya memiliki kekuatan doa yang dahsyat.

Dikisahkan ada seorang ibu yang sudah masak jamuan untuk keluarganya, belum sempat dimakan lalu anaknya yang sedang bermain datag menaburi pasir di atas makanan yang sudah susah payah dimasaknya. Ia marah luar biasa dan mengatakan menyuruh anaknya pergi sambil bilang “saya laknat kamu jadi imam masjidil Haram”

Dan ketika anaknya dewasa, ia memang menjadi imam di masjidil Haram. Dia adalah Abdurrahman as-Sudais, Imam Masjidil Haram yang nada tartilnya menjadi favorit kebanyakan kaum muslimin di seluruh dunia.

Salah satu doa yang tidak terhalang adalah doa orang tua untuk anak-anaknya. Ini menjadi pengingat bagi kita agar menjaga lisan dan tidak mendoakan keburukan bagi anak-anak, meski dalam kondisi marah sekalipun.

  • Tidak ada dendam antar anggota keluarga

QS. Al-Hijr : 47

“Dan kami lenyapkan segala rasa dendam yang ada dalam hati mereka, mereka merasa bersaudara, duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan”

  • Selesaikan masalah segera

Dalam konsep rumah tangga surga, tidak ada dendam disebabkan kebiasaan untuk menyelesaikan masalah segera dan tidak disimpan dalam diri terlalu lama

Dianjurkan jika ada masalah dengan pasangan, meski masalahnya sudah selesai tetap diobrolin. Karena hal-hal seperti ini dikhawatirkan akan menumpuk dan menyimpan luka di kemudian hari. Yang sering terjadi, problematika  masalah pengasuhan justru bermula dari masalah bersama pasangan. Masalah-masalah kecil yang menumpuk akan menjadi beban hati yang membatu menjadi dendam di kemudian hari.

Ada juga orang yang menyimpan dendam pengasuhan orangtuanya terdahulu, hingga menyebabkan meski orangtuanya sudah renta tapi tidak mau menengok. Ada luka lama yang belum selesai antara hubungan anak dan orangtua sehingga berpengaruh pada pola pengasuhan saat ini.

Dalam menciptakan Baiti Jannati, hal-hal semacam ini harus hilang dan termaafkan.   

  • Akrab dan suka bercakap-cakap

QS. Ash Shaffat : 50

“Lalu mereka berhadap-hadapan satu sama lain dan sambil bercakap-cakap”

  • Sediakan waktu untuk mendengarkan.

Hal inilah yang menimbulkan keakraban dan rasa saling memahami. Dan dendam atau amarah bertahun tahun tidak disimpan dalam hati. Sesibuk apapun, siapkan telinga untuk mendengarkan cerita orang rumah, terutama anak

Fenomena ibu yang memukul anaknya karena kesempatan untuk bicara dengan pasangan dan orang terdekat yang tidak tersalurkan. Hasilnya, energi marah disimpan dan diekspresikan secara tidak sadar dalam bahasa tubuh yg membuat anak/orang lain tidak nyaman bersama dengannya. Lebih bahaya lagi, ketika marah ini dipendam lama dan tidak tersalurkan. Itulah kenapa suami yg baik adalah yang memberi kesempatan istrinya untuk ngobrol lama setiap malam. Sebab, kebutuhan wanita untuk bicara amatlah tinggi. Bahkan disebutkan perempuan yg sehat jiwanya minimal mengeluarkan 20.000 kata per hari. Jika tidak terpenuhi, maka tertumpahkan kepada anak dengan sikap yang tidak nyaman. Jadi, dalam menciptakan rumah tangga surga berilah kesempatan pasangan setiap malam  untuk bicara. Sebagaimana kebiasaan Rasul kepada Aisyah.

Jika tidak bisa berbicara lisan, maka tulislah. sebab menurut imam nawawi menulis itu mampu menetralisir perasaan sekaligus emosi negatif yang dipendam lama

  • Jujur dan tidak ada Dusta

QS. An-Naba : 35

“Di sana mereka tidak mendengar perkataan yang sia-sia maupun (perkataan) dusta.

  • Mengapresiasi kejujuran.

Ketika anggota keluarga melakukan kejujuran, diapresiasi agar tumbuh rasa berani mengungkapkan kejujuran dan bukannya takut untuk mengatakan cerita yang jujur meski itu menyakitkan.

Belajar dari kisah Khawat Bin Jubair.

Sesungguhnya kejujuran mengantar pada kebaikan dan kebaikan mengantarkan pada surga.

It takes a village to raise a child. Menciptakan lingkungan yang penuh dengan keshalehan seperti lingkungan surga juga perlu usaha. Tidak melulu fokus pada keluarga tapi juga tetangga.


Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.

INSTAGRAM
https://www.instagram.com/adenits/