Keunikan Oza

Membersamai perkembangan Oza ini unik. Kalau saja kami tidak punya bekal dari orangtua dan para guru soal Islamic parenting, mungkin sudah galau kali lihat perkembangan anak perempuan yang karakternya jauh beda sama ayah bundanya ini …😅 .

Kirain bakal senang tampil ketika dia punya kabisa, ternyata nggak. Kirain bakal senang musik, ternyata diajak trial kelas piano 2 kali terus malah ngantuk, kirain bakal kompetitif layaknya anak-anak seusianya, ternyata biasa aja. Ketika dia menguasai suatu bidang, kirain akan menonjolkan diri, ternyata nggak juga. Nggak gampang ikut-ikutan. Cenderung selow. Kayanya buat dia yang penting ayah bunda tahu aku udah bisa.. nguk! .

Tapi dari hasil diskusi dengan guru saat ambil raport Minggu lalu, kami dibuat tertegun. Banyak sekali kemampuan Oza yang kami anggap di rumah biasa, tapi ternyata istimewa di kelas :’) .

Dari sifat pemalu dan selownya Oza ini, saya malah dapat pelajaran. Kompetisi kadang dibutuhkan untuk mendapat pengakuan ‘mampu’ dan ‘bisa’ dari orang lain. Tapi yang nggak kalah penting adalah kompetisi dengan diri sendiri buat terus menerus belajar jadi lebih baik.
Ah, semoga kami bisa terus membersamai tumbuh kembangnya Oza , bisa terus menggali potensinya dan mengasah akhlaknya.

Karena seperti pesan gurunda Bendri Jasyurrahman. Mengurus anak itu nggak ada yang nggak repot. Tapi lebih baik repot menanam akhlak sekarang, daripada sudah besar dia malah bikin ‘repot’ karena keringnya akhlak.. .


#Ozahariini
#Catatanadenits


Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.

INSTAGRAM
https://www.instagram.com/adenits/