Itikaf Edisi Pandemi

Semua orang yang merindukan momen Itikaf di partai final Ramadhan pasti sedang berusaha sekuat tenaga menghadirkan suasana khusyuk di rumah.

Meski tantangannya besar, karena begitu banyak hal yang mengalihkan fokus, terlebih para ibu yang punya balita. Baca Qur’an sebentar ada yang merengek, kepotong ada suara bel rumah atau paket datang, ada permintaan tolong orang rumah, urusan domestik seperti yang nggak kelar-kelar.

Jadi, tempuh cara apapun untuk menghadirkan suasana ceria waktu-waktu penting ini yang bisa bikin hati senang orang serumah buat berlama-lama di spot ibadah. Sekaligus menanamkan rasa suka cita ini di mata anak-anak dalam menghidupkan malam-malam terbaik ini. Agar mereka jadi saksi dan selalu ikut merasakan kerinduan hadirnya Ramadhan💕 .

Dikisahkan, Rasulullah ketika memasuki 10 malam terakhir Ramadan begitu giat beribadah mengejar ampunan, padahal beliau dijamin masuk surga.

Sungguh sepotong kisah itu selalu memecut saya, mengingat diri yang sudah fakir dhuafa amal shaleh, yang nggak punya jaminan, nggak punya ‘orang dalam’ juga, nggak punya surat sakti, lalu berani melewatkan malam-malam penting ini dengan terlelap? .

Selamat gelar lapak di spot terbaik di rumah di malam-malam ‘Prime Time’ Ramadhan. Semoga Allah menolong kita buat menjaga mata dan hati di tengah pandemi ini ya💓💓 .

In frame : suasana mushalla di rumah yang lapak siang dan malamnya suka berubah fungsi. Bebaskeuuun😅! 

#catatanadenits
#catatanramadan1441H
#ramadanmubarak


Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.

INSTAGRAM
https://www.instagram.com/adenits/