READING

Kenapa Terasa Berat di Awal?

Kenapa Terasa Berat di Awal?

Kenapa awal hijrah itu berat? coba simak kajian ini. Saya coba trasnkripkan kajian video pendek kajian Ustadz Muhammad Nuzul Dzikri ini. Semoga bermanfaat dan tetap semangat meraih taat 🙂

Antum pindahan rumah, nih… akhirnya antum dapet di rumah yang paling enak di Jakarta. Spot yang paling strategis, tempatnya representatif dan seterusnya. Tapi saya ingin tanya, pas antum pindahan di hari pertama, hari kedua, hari ketiga, enak nggak disitu?

Hari pertama, hari kedua, hari ketiga, seminggu pertama aja nggak enak. Kenapa? Karena capek pindah-pindahan, masukin bangkulah, terus buat layout ruang tamulah, belum lagi adaptasi tetangga masih jutekin antumlah, karena dia nggak tahu antum tetangga barunya.

Nah, pas satu minggu, antum bilang ke istri antum “kayanya aku gak betah disini, kita pindah lagi aja yuk!”

Loh… jangan, ini masa adaptasi jangan malah pindah, anda baru bisa menikmati rumah baru anda itu setelah beberapa waktu.

Jangan walk-out. Baru satu dua kali kajian, kayaknya nggak enak, ngantuk, dan seterusnya. Kan tadi, antum banyak maksiat tuh… kan tadi kata Al imam Al Hasan Al Basri, “Kalau banyak maksiat ya ngantuk pas kajian, kalau banyak maksiat, tidur pas khutbah jum’at”

Jadi, hilangin maksiatnya dulu, jalanin proses adaptasinya, baru kenikmatan-kenikmatan.

Itulah ucapan Abdullah bin Mas’ud. “Kebenaran itu berat, tapi di awal. Selanjutnya enak… “

Kalau kebenaran nggak enak, nggak mungkin Bilal memilih disiksa dari pada kufur, kan gitu? Pastikan ada yang enak, kalau nggak enak, nggak mungkinlah. Kalau kebenaran itu nggak nikmat, tidak mungkin Sumayyah menjadi syahidah pertama gak mungkin. Apa susahnya mengatakan:

“Saya kufur dengan Muhammad!”

“Saya kufur dengan Allah”

Tapi mereka nggak mau. Itu kan pasti ada kenikmatan.

Oleh karena itu para hadirin maka butuh keistiqomahan, memang harus dipaksa dulu, paksa, makanya kata Nabi: “Sabar itu dipaksa harus sabar”

Jiwa kita pertama-tama tuh harus dipaksa. Ngantuk? Antum ngantuk bawa air ke kajian begitu ngantuk, siram! Tapi jangan siram ke teman, siram ke muka sendiri aja biar segar…

Kalau mau lihat kajian selengkapnya : Ada di kajian dengan tema “KU TERKECOH DENGAN KELEZATANNYA”


Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.

INSTAGRAM
https://www.instagram.com/adenits/