READING

Buku Ibunda Para Ulama

Buku Ibunda Para Ulama

Dulu, pertama kali saya ikut ke kantor suami, bengong. Itu engineer perempuannya hampir semua berjilbab syari, Masya Allah!

Kegiatan ekskul kantor yang berbau syari juga banyak sekali.Jam istirahat, bukan hanya untuk istirahat dan makan, tapi secara rutin diisi kajian islam dengan guru-guru terbaik yang didatangkan khusus dari dalam dan luar kota. Salut sama tim dakwah kantor yang tetap bersemangat ikhtiar ‘menshalehkan’ lingkungan kerja di tengah waktu mencari nafkah.

Terus Ibuk-ibuk kantornya koq ya baik-baik sekali. Diam-diam memperhatikan multitasking mereka yang suka bikin insecure saya yang pengaturan waktunya masih berantakan. Mereka itu piawai dari mulai perkara titik ngebor minyak sampai titik ngurus keluarga dan bahkan titik urusan belanja. Dan hampir semua teman kantor suami itu perhatiannya luar biasa antara keluarga yang satu dengan keluarga yang lain.

Kadang kalau habis acara kantor, suka berlanjut menyapa di sosmed, padahal kadang lupa wajahnya yang mana. Kadang suka kecipratan kiriman. Dari istrinya ini, dari istrinya itu.

Belum lagi, bapak-bapaknya hampir semua sportsholic, kerjaan kantor kaya sampingan, yang utama mah olahraga 😂

Duh, lingkungan kantornya suportif dan menyenangkan sekali. Pantas yaa suami saya betah dan jadi enggan melirik tawaran ke timur tengah #eeeh emang ada yang nawarin yaa? 😅😅

Jadii, kalau dengar ada yang resign, suka ikut sedih karena kehilangan tim terbaik mereka. Qadarullah, ada salah satu teman kantor suami yang saya kenal, mau resign karena ingin fokus mengurus ketiga anaknya, Masya Allah. Semoga Allah ridhai niat mulianya 🙂

Diantara pilihan hadiah yang ada, saya ingin ada satu hadiah yang bisa berkesan dan bisa menyemangatinya. Lalu saya teringat buku yang satu ini, Ibunda Para Ulama yang ditulis oleh Dr. Sufyan Bin Fuad Baswedan, MA . Buku terbitan Pustaka Al Inabah ini masuk kategori bacaan ringan, mudah dibawa, dan dibaca di sela aktivitas ibuk-ibuk yang panjang. Buat saya, isinya bagus untuk suntikan semangat para Ibu. Semacam ‘behind the scene‘ dibalik tokoh-tokoh hebat pecinta ilmu yang layak dijadikan panutan.

Saya sangat menikmati baca buku ini saat anak-anak sudah tidur dan mata masih bersahabat membaca. Kadang ada beberapa kisah yang saya baca ulang, indah sekali keteguhan para ibu dalam menanamkan tauhid dan mendorong anak-anaknya belajar. Layak buat dikoleksi dan dijadikan hadiah buat Ibuk-ibuk yang istimewa…




Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.

INSTAGRAM
https://www.instagram.com/adenits/